“Songko janga” terdiri dua kata yaitu Songko dan janga. Arti
sebenarnya dari kata Songko adalah Songkok (Kopiah). Tetapi dalam
permainan ini artinya bukan songkok, melainkan “ditutup” (diselubung)
dengan Tembe (Sarung) permainan, merupakan simbol Sangkar Ayam dalam
keadaan tertutup. Didalamnya ada seorang pelaku yang berperan sebagai
seekor ayam untuk ditebak namanya oleh pihak lawan (regu lawan). Jadi
Mpa’a Songko Janga sebenarnya adalah jenis permainan adu tebak nama
lawan bermain yang disimbolkan sebagai seekor ayam jantan dalam sangkar
tertutup.
Mpa’a Songko Janga dimainkan oleh anak-anak usia 6-12 tahun. Anak
laki-laki akan membentuk kelompok sendiri begitu pula halnya dengan
anak-anak putri. Dengan kata lain boleh dimainkan oleh anak laki-laki
dan putri tetapi melalui kelompok terpisah. Dalam setiap kelompok atau
regu beranggotakan 3-6 orang anak, salah satu diantaranya berperan
sebagai “Janga Sawu” (Ayam Jantan). Makin banyak anggota kelompok, makin
sulit pihak lawan menebak.
Lajimnya, permainan ini dilakukan pada malam hari, terutama dikala
bulan purnama dihalaman rumah, ditemani oleh orang tua dan keluarga yang
sedang memintal benang atau sedang melepas lelah. Sebelum permainan
dimulai, ditentukan dahulu jumlah anggota regu. Biasanya jumlah anggota
regu paling kurang 3 orang dan paling banyak 6 orang. Kalau kurang dari
tiga pasti mudah ditebak oleh pihak lawan, sebaliknya kalau jumlahnya
terlalu banyak akan sulit ditebak, sehingga kedua regu akan sama-sama
gagal dan tidak ada yang keluar sebagai pemenang.
Pada tahap berikutnya, ditempat terpisah dari regu lawan, para
anggota regu akan memilih yang akan menyamar sebagai “Janga Sawu” (Ayan
Jantan) yang akan dimasukkan dalam sangkar yang ditutup dengan Tembe
(Sarung) untuk ditebak oleh pihak lawan.
Setelah itu, masing-masing pimpinan regu menuntun ayamnya yang dalam
keadaan tertutup untuk dibawa ke arena pertandingan guna ditebak oleh
pihak lawan. Sisa anggota regu yang lain harus bersembunyi agar pihak
lawan sulit menebak siapa sesungguhnya yang berperan sebagai ayam.
Sebelum ditebak, pimpinan regu lawan (penebak) meminta agar ayam
jantan itu berkokok sebanyak tiga kali. Tujuannya adalah agar melalui
suara kokok, si penebak akan lebih mudah menentukan siapa yang ada dalam
sangkar. Permainan diulang berkali-kali, untuk menentukan regu
pemenang.
Di Ambil Dari :
http://sarangge.wordpress.com
Kamis, 28 Juni 2012
0 Permainan Songko Janga
Diposting oleh
Farah PinkQueenZa
di
23.29
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar